Operator Mulai Lakukan Pemblkiran Nomor Prabayar Tidak Sah

0
Operator Mulai Lakukan Pemblkiran Nomor Prabayar Tidak Sah

 

 

 

Miriamfortexas.com – Proses pemblokiran beberapa nomor prabayar yang melakukan registrasi dengan tidak sah telah dilakukan dengan bertahap. Berita tersebut dikonfirmasi langsung oleh Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI), Merza Fachys.

Pemblokiran tersebut dilakukan lantaran adanya penemuan pada masyarakat terkait registrasi prabayar yang dilakukan secara bersamaan memakai Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau nomor Kartu Keluarga (KK) orang lain atau tidak sah alias bodong.

Pada keterangan resmi, sebelum dilakukan pemblokiran olah operator seluler akan melakukan pemberitahuan terlebih dulu.

“Kepada masyarakat diimbau untuk tetap bersedia melakukan registrasi dengan benar sesuai NIK dan KK miliknya. Masyarakat jangan menerima kartu prabayar baru yang dinyatakan dapat langsung digunakan tanpa harus registrasi,” ujar Merza.

Oleh karena itu, Merza meminta kepada masyarakat supaya melaporkan pada operator yang bersangkutan bola menjumpai kartu prabayar yang ditawarkan dengan cara demikian. Pembuatan laporan dapat dilakukan lewat telepon atau langsung mengunjung gerai resmi operator.

Sedangkan proses pemblokiran pada semua nomor kartu prabayar yang diketahui sudah terdaftar secara tidak wajar sebagai hasil rekonsiliasi data antara Direktorat Pengendalian Ditjen PP, Ditjen Dukcapil, para operator telekomunikasi seluler, dan ATSI, dilakukan hingga 30 April 2018.

Pemblokiran secara bertahap ini juga dilaksanakan dengan memikirkan kemampuan teknis sistem pemblokiran milik operator. Bukan hanya itu, ATSI juga sudah melakukan pertemuan koordinasi dengan para pimpinan operator seluler dan setuju untuk mendukung pelaksanaan program registrasi kartu SIM ini.

“ATSI dan seluruh operator seluler juga sepakat registrasi prabayar sangat bermanfaat untuk kesehatan industri seluler ke depan, khususnya dalam memberikan kenyamanan dan kemudahan layanan bagi pelanggan,” katanya.

LEAVE A REPLY